home products awards outlet news faq login contact
MAM News & Tips
MAM Promo
Hallo Bunda, Ajak si Kecil yuk untuk mengunjungi Booth MAM dalam event "Smart Kids Asia Fair 2017".
EVENT SMART KIDS FAIR 2017
 
Apa Dampak Kehamilan Dengan Jarak Dekat?

 

Setelah anak pertama Ibu lahir, perencanaan keluarga akan memiliki makna yang baru. Jarak antar kehamilan pun harus dipikirkan, apakah terlalu dekat atau terlalu lama.

Ibu dan Ayah sebaiknya memikirkan dengan matang bila berencana untuk hamil dan memiliki anak lagi, beberapa saat setelah anak pertama lahir. Jarak antar kehamilan merupakan salah satu hal penting yang harus Ibu pertimbangkan, karena jarak kehamilan yang terlalu jauh maupun terlalu dekat bisa menimbulkan risiko kesehatan baik bagi Ibu maupun si Kecil.

Sisi Positif Hamil Jarak Dekat

Punya satu bayi saja, mungkin sudah merubah banyak hal di dalam kehidupan Ibu. Apalagi memilikinya lagi dalam waktu berdekatan. Terbayang kesibukan yang akan Ibu hadapi. Jangan panik dulu, jalani kehamilan kedua dengan tenang. Apalagi Ibu sudah punya pengalaman dengan kehamilan pertama. Menyusui sampai mengganti popok, tentu sudah terampil. Perlengkapan bayi pun tak perlu repot belanja lagi. Dengan kehamilan yang berdekatan, Ibu bisa menikmati waktu bersama bayi-bayi Ibu dan kembali berkarir setelah mereka berdua cukup besar.

 

Sisi Negatif Hamil Jarak Dekat

Para ahli percaya bahwa jarak antar kehamilan di bawah 12 bulan dengan kehamilan sebelumnya akan meningkatkan beberapa risiko ganguan pada plasenta dan perkembanganjanindi dalam kandungan Ibu.

Hal ini disebabkan karena kondisi kandungan Ibu yang belum sepenuhnya pulih dari proses kehamilan dan melahirkan anak pertama. Bagi Ibu yang melahirkan melalui bedah caesar, maka direkomendasikan untuk menunggu kehamilan berikutnya dalam rentang waktu 18 bulan ke atas, untuk mengurangi risiko terjadinya berat badan bayi sangat rendah ketika lahir, bayi lahir prematur dan mencegah terjadinya pre-eklampsia.

Sibuk Jadi Ibu, Hamil Anak Kedua, Tetap Jaga Kesehatan

Merawat si Kecil tentu menguras waktu dan tenaga Ibu. Bahkan Ibu tidak punya cukup waktu untuk diri sendiri. Apalagi ditambah kehamilan kedua yang berdekatan. Tapi bukan berarti Ibu mengabaikan waktu istirahat dan waktu makan.

Buat makanan yang praktis yang kaya nutrisi, misalnya pasta, salad buah, atau tumis sayuran. Jangan lupa, tetap lakukan olahraga ringan. Jalan-jalan di taman sambil mendorong kereta si Kecil, atau biarkan si Kecil asyik di kursinya, sementara Ibu melakukan senam hamil. Jangan lupa untuk menentukan prioritas dan istirahat bila Ibu merasa lelah.

Jaga kondisi Ibu selama masa kehamilan dengan mengonsumsi nutrisi terbaik yang dibutuhkan Ibu dan janin. Klik di sini untuk informasi lengkapnya.

 

 

Source: NutriClub

« Prev

Next »

Contact Us Telepon : +62 21 5355874
  Email : customer-care@ams.co.id
  © 2010 Copyright oleh PT Antarmitra Sembada, Indonesia