home products awards outlet news faq login contact
MAM News & Tips
MAM Promo
Hallo Bunda, Ajak si Kecil yuk untuk mengunjungi Booth MAM dalam event "Smart Kids Asia Fair 2017".
EVENT SMART KIDS FAIR 2017
 
Pedoman Mengenalkan Makanan Bayi

Setelah selama 6 bulan penuh bayi hanya mendapatkan air susu ibu (ASI) dari sang Mama. Kini, selepas 6 bulan, bayi perlu mendapatkan makanan bayi alias makanan pendamping ASI (MPASI). Alasannya, mulai usia 6 bulan, kapasitas pencernaan, enzim pencernaan, dan kemampuan metabolisme bayi sudah siap untuk menerima makanan lain disamping ASI.

 

Selain itu, kemampuan menggigit dan mengunyah tidak serta merta muncul dengan sendirinya, melainkan perlu banyak latihan sehingga pada saatnya nanti anak siap menerima makanan keluarga. Bayi yang terlambat diberi makanan padat, untuk selanjutnya akan mengalami kesulitan makan, karena keterampilan makannya terlambat dilatih. Contoh, di usia 1 tahun masih makan yang cair dan lembut karena malas mengunyah. Keterlambatan pemberian makanan padat juga membuat berat badan bayi tidak mencapai bobot ideal sehingga rentan mengalami gangguan tumbuh kembang. Itulah mengapa, pemberian makanan padat tak boleh ditunda atau jangan lebih dari usia 6 bulan.

 

Berikut pedoman tepat mengenalkan makanan bayi alias makanan pendamping ASI (MPASI):

  • Usia 6 Bulan

Bayi baru lepas dari ASI eksklusif dan ia pun baru mulai keluar gigi, karena itu kita harus memperkenalkan makanan dalam bentuk lunak dan agak cair, umumnya berupa bubur susu. Gunakan bahan dari tepung serealia bebas gluten (karena tidak semua bayi mampu mencerna protein yang disebut gluten ini) seperti beras, beras merah, maizena, kacang hijau, dengan ditambah susu (ASI atau susu formula).

 

  • Usia 7 Bulan

Kemampuan pencernaan bayi sudah lebih baik dan giginya juga sudah tumbuh meski belum banyak, sehingga si kecil bisa diberikan bubur saring, terbuat dari bahan makanan sumber karbohidrat (beras, makaroni) dan protein hewani (hati, ayam, ikan) maupun nabati (tahu, tempe). Cara membuatnya sama seperti membuat bubur nasi namun tidak ditambahkan garam maupun bumbu lainnya. Berikan kepada bayi setelah bubur disaring.

 

  • Usia 8—9 Bulan

Umumnya gigi-geligi bayi sudah banyak yang tumbuh sehingga bayi mulai mampu mengunyah lebih baik. Kita bisa memperkenalkan bubur biasa (tidak disaring lagi), dengan lauk-pauknya (sayur dan sumber protein) dicincang kasar.

 

  • Usia 10—12 Bulan

Biasanya, bayi sudah memiliki banyak gigi yang kuat. Kita bisa memberikan nasi tim beserta lauk pauknya.  Mulai usia ini, garam boleh diberikan tapi sedikit saja. Begitu pun bumbu lainnya seperti bawang merah dan putih. Hindari bumbu penyedap. Tak perlu khawatir makanan si kecil kurang asin atau gurih karena anak sebetulnya belum terlalu menuntut rasa.

 

Sumber : tabloid-nakita.com

« Prev

Next »

Contact Us Telepon : +62 21 5355874
  Email : customer-care@ams.co.id
  © 2010 Copyright oleh PT Antarmitra Sembada, Indonesia